Share

Rawan longsor, 3 Rumah Direlokasi

Naik turun debit air Bengawan Solo membuat beberapa titik tebing di sepanjang aliran sungai terpanjang se Jawa itu rawan longsor. Salah satunya yang berada di aliran anak sungai Bengawan Solo di Desa Brenggolo dan Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. tercatat, tiga rumah warga di tepian anak Sungai Bengawan Solo longsor, Kamis kemarin (5/2). Selain itu satu rumah saat ini sudah terancam.

Bojonegoro (Media Center) – Naik turun debit air Bengawan Solo membuat beberapa titik tebing di sepanjang aliran sungai terpanjang se Jawa itu rawan longsor. Salah satunya yang berada di aliran anak sungai Bengawan Solo di Desa Brenggolo dan Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. tercatat, tiga rumah warga di tepian anak Sungai Bengawan Solo longsor, Kamis kemarin (5/2). Selain itu satu rumah saat ini sudah terancam.

Pariyono, warga setempat, mengatakan, saat ini kondisi rumah yang longsor tersebut sudah direlokasi. “Hampir separuh bagian rumah sudah longsor dan sudah tidak bisa ditempati,” ujarnya, Jumat (06/02/2015).

Tiga rumah yang sudah direlokasi itu, yakni milik Warli, Sunarto dan milik Suyanto. Sedang satu rumah yang terancam longsor itu milik Muhamad. Longsor secara bertahap menggerus bangunan belakang rumah.

Camat Kalitidu, Rendra D. Prakosa menjelaskan, saat ini korban longsor tersebut belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat. Namun pihaknya mengaku sudah melakukan tindakan yakni mengamankan rumah warga dan melaporkan kejadian longsor tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kita sudah amankan tiga rumah warga dan mengirim datanya ke BPBD,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Brenggolo, Elie Zuwariyah. Ia menjelaskan, tiga rumah tersebut dipindahkan di tanah milik keluarga pemilik rumah yang juga berada di desa setempat.

“Sudah diangkat oleh warga, dipindahkan di tanah keluarga tak jauh dari lokasi,” imbuhnya.

Longsornya tebing anak Sungai Bengawan Solo terjadi sekitar dua minggu terakhir. Sebelumnya empat rumah itu berjarak sekitar 10 meter dengan bantaran sungai. Diduga, kerusakan lingkungan akibat banyaknya penambang pasir ilegal menjadi penyebab utama longsor di sepanjang sungai Bengawan Solo. (**mcb)

Leave a Comment