Share

Rawan Longsor, Jembatan Padangan – Kasiman Belum Dibuka

Bojonegoro (Media Center) – Meski sudah tuntas pembangunannya, jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Padangan dan Kasiman, Bojonegoro, hingga saat ini belum dioperasikan. Hal ini lantaran adanya tebing di bawah jembatan yang longsor.

Untuk mengantisipasi longsoran yang lebih parah, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bojonegoro akan segera membangun tembok penahan tanah di bawah jembatan dengan anggaran sebesar Rp 12 miliar.

“Kami khawatir kontruksi jembatan rusak, sehingga kita lakukan pembangunan tebing dibawah jembatan dahulu,” ujar Kepala DPU Bojonegoro, Andi Tjandra.

Tebing yang longsor itu berada dibawah jembatan sisi Kecamatan Padangan dan Kasiman. Satu sisi yang longsor panjangnya mencapai 800 meter. Menurutnya, longsoran ini disebabkan banyaknya penambangan pasir ilegal di bawah jembatan.

“Saat ini sudah dimulai pengerjaannya, target kami akhir Oktober sudah rampung dan sudah bisa dilewati untuk umum,” sambungnya.

Pembangunan tebing di bawah jembatan sepanjang 400 meter itu meliputi penancapan beton panjang ke dalam tanah. Kemudian diplengseng dengan batu besar bercampur semen.

Selain melakukan pembangunan tebing bawah jembatan, DPU juga akan memberikan penerangan di jembatan selebar empat meter itu. Namun ia belum menyebutkan berapa jumlah anggaran untuk kebutuhan penerangan.(lya/*mcb)

Leave a Comment