Share

Rel Ganda, PT. KAI Lakukan Pembenahan Bertahap

untuk mendukung pengoperasian jalur rel ganda di jalur utara ini pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga terus membenahi dan memperbaiki infrastruktur jalur rel kereta api di antaranya membangun pagar pembatas dari beton, membangun saluran air, gorong-gorong, meninggikan jembatan, dan membenahi bantalan rel kereta api yang ambles.

Bojnegoro (Media Center) – Jalur rel ganda Bojonegoro-Tobo sepanjang 32 kilometer yang telah difungsikan sejak awal Desember 2013 lalu lebih banyak dilalui kereta api barang tujuan Jakarta-Surabaya. Kereta api barang tersebut mengangkut barang peti kemas, semen, dan juga parcel.

Menurut Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Tobo, Sunarto, kereta api yang melintas di jalur rel ganda (double track) didominasi kereta api barang. Dalam 24 jam, sedikitnya ada 59 kereta api yang melintas di jalur rel ganda tersebut.

“Kereta api barang yang banyak melintas dan selebihnya kereta api penumpang,” ujar Sunarto.

Selama uji coba jalur rel ganda di wilayah Bojonegoro hingga Cepu, Blora, Jawa Tengah, hanya bisa dilalui kereta api barang dan penumpang dengan kecepatan maksimal 50 kilometer/jam. Akan tetapi kini kereta api barang maupun penumpang sudah boleh melewati jalur rel ganda dengan kecepatan maksimal hingga 80 kilometer per jam.

Kereta api yang melintas di jalur rel ganda di wilayah Bojonegoro cukup padat. Setiap 12 menit sekali ada kereta api penumpang maupun barang yang melintas. Akibatnya, palang pintu kereta api di titik-titik jalan perlintasan kereta api juga kini lebih sering dibuka tutup.

Sementara itu, untuk mendukung pengoperasian jalur rel ganda di jalur utara ini pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga terus membenahi dan memperbaiki infrastruktur jalur rel kereta api di antaranya membangun pagar pembatas dari beton, membangun saluran air, gorong-gorong, meninggikan jembatan, dan membenahi bantalan rel kereta api yang ambles.(**mcb)

Leave a Comment