Share

Sanksi Bus Sang Engon Langsung Dari Kementerian Perhubungan

Bojonegoro (Media Center) – Kecelakaan tunggal yang terjadi pada bus Sang Engon yang terjadi di Tol Jatingaleh, Semarang menyebabkan 16 penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Bus yang memuat jamaah pengajian asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini mengalami kecelakaan saat menuju Bojonegoro setelah para jamaah mengikuti pengajian di Pekalongan, Jawa Tengah.

Setelah dikonfirmasi, Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro memastikan bus yang terlibat laka tunggal ini merupakan bus pariwisata dengan kapasitas penumpang 52 kursi. Kepala Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Sentot Sugeng mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat, bus tersebut memuat penumpang melebihi kapasitas.

“Memang bus pariwisata berkapasitas 50an penumpang, tapi kenyataannya jumlah korban mencapai 70 penumpang,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon seluler.

Mengenai ijin trayek, Sentot menjelaskan, bus pariwisata hanya difungsikan saat ada permintaan, sehingga bus dengan nomor polisi B 7222 KGA memiliki ijin jalan dari Kota/Provinsi Jakarta.

“Karena plat B, jadi ijin dan uji kelayakan berasal dari plat kota asal,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, setelah kejadian ini kemungkinan pihak perusahaan otobus (PO) Sang Engon akan mendapat teguran hingga sanksi lantaran melakukan kelalaian dengan memuat penumpang melebihi kapasitas. Namun, ia menegaskan, pihak Dinas Perhubungan Bojonegoro tak memiliki wewenang lantaran urusan ijin hingga nopol bus berasal dari Jakarta.

“Sanksi atau teguran langsung dari Jakarta, tapi pasti ada tindakan karena menyangkut keselamatan penumpang,” tandasnya.(*lya)

Leave a Comment