Share

Sapi Ongole, Sapi Bojonegoro Berkualitas Premium

Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro menjadi sentra peternakan Sapi Ongole. Sapi lokal yang diternakkan dan menjadi primadona di Bojonegoro ini merupakan sapi khas Bojonegoro dengan berbagai kelebihan dibanding dengan sapi pedaging lainnya. Salah satunya di koperasi “Lembu Seto”, salah satu kelompok peternak yang hingga kini menggiatakan peternakan sapi lokal ini. Meski cukup sukses, pengelola koperasi ini mengaku membutuhkan adanya investor lain yang bisa turut mengembangkan Sapi Ongole yang sangat potensial ini.

Bojonegoro (Media Center) – Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro menjadi sentra peternakan Sapi Ongole. Sapi lokal yang diternakkan dan menjadi primadona di Bojonegoro ini merupakan sapi khas Bojonegoro dengan berbagai kelebihan dibanding dengan sapi pedaging lainnya. Salah satunya di koperasi “Lembu Seto”, salah satu kelompok peternak yang hingga kini menggiatakan peternakan sapi lokal ini. Meski cukup sukses, pengelola koperasi ini mengaku membutuhkan adanya investor lain yang bisa turut mengembangkan Sapi Ongole yang sangat potensial ini.

“Semakin banyak investor yang menanamkan modalnya dengan cara membeli sapi di desa kami berarti populasi sapi Ongole akan terus bertambah,” kata Ketua Koperasi “Lembu Seto”, Agus Purnomo.

Namun, menurutnya, kalau tidak ada investor, maka populasi sapi Ongole di desa setempat yang saat ini jumlahnya mencapai 2.780 ekor, akan terus berkurang, karena dijual peternak. Rata-rata, penjualan sapi Ongole di desa tersebut berkisar 10-20 ekor setiap “pasaran” (lima hari).

Agus melanjutkan, di desanya baru Karyawan Bank Indonesia Surabaya dan Petrokimia Gresik, yang menanamkan modalnya untuk pengembangan sapi Ongole dengan jumlah masing-masing 10 ekor dan 20 ekor. Namun, jumlah sapi-sapi tersebut sudah berkurang lantaran digunakan sebagai hewan kurban pada Idul Adha lalu.

Sapi Onggole sangat diminati masyarakat, karena dagingnya lebih enak dibandingkan dengan sapi jenis lainnya, selain pemeliharaannya mudah, dan tahan penyakit. Dilihat dari perolehan keuntungannyapun, tak berbeda antara sapi Ongole atau sapi pedaging biasa.

Dikonformasi, Camat Tambakrejo, Ngasiaji menyatakan di Bojonegoro, populasi sapi Ongole terbanyak ada di Kecamatan Tambakrejo, dengan jumlah mencapai lebih dari 14.300 ekor.

“Pengembangan sapi Ongole layak dilakukan, dengan pertimbangan pemeliharaannya mudah, juga dagingnya lebih enak dibandingkan sapi jenis lainnya,” ucapnya.(**mcb)

Leave a Comment