Share

Satpol PP Bentuk Tim Pengendalian Tambang Pasir Ilegal

Bojonegoro – Sesuai instruksi Bupati Bojonegoro No 1 Tahun 2014 tentang pengendalian penambangan pasir ilegal di sepanjang daerah aliran Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah membentuk tim untuk melakukan penertiban.

“Tim ini terdiri dari tingkat Kabupaten maupun tingkat Provinsi,” ujar Kepala Satpol PP, Arwan.

Dia mengatakan, sambil menunggu itu saat ini sedang berkoordinasi untuk melakukan penertiban yang telah dirapatkan bersama Polda Jatim. Sementara, waktu yang akan ditentukan untuk melaksanakan penertiban dinilai relatif karena segala sesuatunya butuh persiapan yang matang.

“Kami baru saja rapat dengan Satpol PP dan Polda Jatim untuk berkoordinasi dalam memetakan permasalahan,” ujarnya.

Pemetaan permasalahan tersebut, lanjut Arwan, di antaranya pendataan, sosialisasi, dan operasi penindakan. Sesuai instruksi Bupati, dalam melaksanakan pengendalian penambangan galian pasir di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo sebagai upaya pengendalian kondisi lingkungan dan menghindari kerusakan sungai serta sarana prasarana fisik layanan umum.

“Sehingga, dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat khususnya di wilayah Bojonegoro,” tegas Arwan.

Pengendalian yang dimaksud bertujuan menertibkan kegiatan penambangan galian pasir di daerah aliran Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro dengan menggunakan peralatan mekanik.(rien/dwi)

Leave a Comment