Share

Sebulan 15 Kasus Narkolema, Kejari Bojonegoro Ingatkan Orangtua Dalam Mendidik Anak

Bojonegoro – Narkolema atau narkoba lewat mata saat ini menjadi tantangan dalam mendidik anak di era digital. Dalam sebulan, ada 15 kasus narkolema di Bojonegoro. Data tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Sutikno dalam kegiatan di Desa Kalianyar Kecamatan Kapas, Jumat (7/05/2021).

Sutikno mengatakan, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, orangtua diharapkan waspada terhadap narkolema yang bisa membahayakan jiwa dan keseimbangan mental anak.

Beberapa jenis narkolema yang seringkali tidak disadari para orangtua tentang dampak negatifnya, di antaranya adalah situs-situs internet, komik, games, hingga film, baik di televisi maupun di bioskop yang berbau porno.

“Maka dari itu, orang tua harus mengajak anak bijak berinternet,” ucapnya.

Upaya pendampingan dari orangtua kepada anak untuk mencegah narkolema bisa dengan cara melakukan diskusi dan mengontrol kegiatan anak.

Sutikno juga menuturkan, dalam satu bulan ini kurang lebih ada 30 sampai 35 perkara. Untuk kasus narkolema saja ada 15 kasus, 10 perkara narkoba, 10 lagi perkara campuran seperti pencurian, penggelapaan dan lain-lain.

“Bisa dikatakan perkara ini didominasi oleh perkara kekerasan seksual dan obat-obatan terlarang,” ungkapnya.

Sutikno mengajak orangtua untuk bersama-sama menjaga anak dari bahaya narkotika dan narkolema. Apalagi bahaya narkolema lewat media gambar, cerita komik, atau video porno yang dapat diakses dengan mudah melalui gawai dan internet.

Leave a Comment