Share

Sekolah di Bojonegoro Sandang Predikat Adiwiyata Nasional

Menerapkan kurikulum lingkungan hidup, melakukan gerakan penanaman pohon di lingkungan sekolah, serta mampu memilah dan mengolah sampah. Hal lain yang menjadi kriteria adalah harus memiliki bank sampah, sanitasi yang baik, mengolah air limbah menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan, IPAL, memiliki biopori dan sumur resapan.

Bojonegoro (Media Center) – Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro Jawa Timur kembali menggalakkan sekolah Adiwiyata di wilayahnya. “Secara bertahap nantinya semua sekolah di Bojonegoro akan kita dorong untuk memenuhi kretiria itu sehingga menjadi sekolah adiwiyata. Kita sudah koordinasikan program ini dengan Dinas Pendidikan,” ujar Tedjo Sukmono, Kepala BLH Bojonegoro.

Saat ini, di Bojonegoro terdapat 80 sekolah tingkat SD hingga SMA binaan sekolah Adiwiyata, dari jumlah tersebut satu sekolah telah menyandang Adwiyata tingkat nasional yakni SMKN 1 Bojonegoro.

Sementara itu, tiga sekolah lainnya berpredikat Adiwiyata propinsi yaitu SMP N 4 Bojonegoro, SMKN 4 Bojonegoro, SMAN 1 Sumberjo dan lima sekolah lainnya berpredikat Adiwiyata tingkat kabupaten, yakni SDN Lukman Al Hakim, SMA N 1 Bojonegoro, SMAN 3 Bojonegoro, SMK Purwosari, dan SMPN 2 Bojonegoro.

Tedjo Sukmono mengatakan, sekolah berpredikat adiwiyata ini merupakan sekolah yang menerapkan pendidikan dan berbudaya lingkungan. Artinya sekolah itu harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya menerapkan kurikulum lingkungan hidup, melakukan gerakan penanaman pohon di lingkungan sekolah, serta mampu memilah dan mengolah sampah.

Hal lain yang menjadi kriteria adalah harus memiliki bank sampah, sanitasi yang baik, mengolah air limbah menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan, IPAL, memiliki biopori dan sumur resapan.

Dia berharap, dengan dijadikan sekolah adiwiayata ini akan menumbuhkan kesadaran cinta lingkungan sejak dini. Sehingga nantinya menjadi generasi yang bermartabat. (*/numcb)

Leave a Comment