Share

Serba Serbi Cegah Corona, Pengumuman di Toa Masjid hingga Semprot Disinfektan

Bojonegoro, Media Center – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Bojonegoro untuk menangkal penyebaran virus corona. Sejumlah kebijakan dilakukan Bupati Anna Mu’awanah agar masyarakat Bojonegoro terhindar dari virus corona. Mulai instruksi kepada camat agar membatasi aktivitas sosial warga hingga mendatangi warga di kerumunan agar mematuhi aturan pemerintah.

Atas instruksi tersebut, pemerintah desa dan kelompok masyarakat menyambutnya dan melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah penyebaran virus corona. Di Desa Bungur, Kecamatan Kanor, petugas dari Pemerintah Desa melakukan sosialisasi lewat toa masjid. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa mendengar langsung. “Hari ini akan ada penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran corona,” kata Subhan, salah satu perangkat Desa Bungur.

Lewat toa masjid, ia juga mengumumkan warga yang pulang kampung dari perantauan, yakni dari Surabaya ataupun kota-kota besar lainnya, agar memeriksakan diri ke Puskesmas Kanor atau ke Polindes Bungur. Karena mereka harus melakukan pengecekan kesehatan.

Hingga saat ini di Kabupaten Bojonegoro memang tidak ada orang status positif corona. Data Dinas Kesehatan Bojonegoro per 25 Maret 2020 pukul 15.00 WIB menunjukkan jumlah ODP (orang dalam pemantauan) corona bertambah dari hari sebelumnya 29 orang, meningkat menjadi 33 orang. Mereka tersebar di 13 kecamatan. Dari total ODP, 6 diantaranya selesai dalam pemantauan.

Di Kabupaten Bojonegoro penanggulangan atau pencegahan penyebaran virus covid-19 tertuang dalam Instruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), yang telah dikeluarkan mulai 15 Maret 2020.

Selain pengumuman lewat toa masjid, pemerintah desa juga melakukan penyemprotan disinfektan. Dan tak cuma pemerintah desa, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) juga melakukan penyemprotan disinfektan. Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWC NU) di beberapa kecamatan juga melakukan penyemrotan disinfektan. Mereka bersama warga melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Di wilayah Kecamatan Kanor dan Sumberrejo misalnya, MWC NU bersama para pemuda Ansor melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum. Mulai sekolah, masjid, langgar dan jalan-jalan desa. Tujuannya sebagai upaya pencegahan virus corona. “Penyemprotan sesuai standar operasional,” kata Ketua Tim Pelaksana Tugas, Maryanto.(NN)

Leave a Comment