Share

Setelah Purwosari, KIM Desa Berbasis IT Terbentuk di Kecamatan Sukosewu

Bojonegoro (Media Center)  – Geliat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berbasis IT di Kabupaten Bojonegoro terus berkembang. Setelah sukses terbentuk 34 KIM berbasis IT di tahun 2014, kini mulai terbentuk KIM berbasis IT di beberapa kecamatan. Setelah awal bulan ini terbentuk KIM di Kecamatan Purwosari, Kamis kemarin (16/4) KIM juga terbentuk di Kecamatan Sukosewu.

Camat Sukosewu, Yusnita Liasari mengatakan, melalui media blog yang dimiliki oleh KIM, potensi-potensi yang ada di desa bisa dipublikasikan. Dia mengambil contoh, ironis sekali ketika potensi buah pepaya di Desa Klepek, Sukosewu diakui oleh wilayah lain karena kurangnya publikasi.

“Nah, dengan terbentuknya KIM berbasis IT nanti, semoga potensi-potensi yang dimiliki Kecamatan Sukosewu semakin dikenal oleh pihak-pihak di luar,” ujarnya di pendopo kecamatan setempat.

Perempuan yang sebelumnya menjabat camat Trucuk dan Purwosari itu mengungkapkan, di 2 kecamatan yang dia pimpin sebelumnya, rata-rata telah memanfaatkan IT dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, lanjutnya, pihak Kecamatan berinisiatif untuk membentuk KIM berbasis IT di wilayah Kecamatan Sukosewu.

M. Ridwan, Sekcam Sukosewu menambahkan, lewat kegiatan sosialisasi pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berbasis IT ini, pihaknya ingin KIM menginformasikan potensi yang dimiliki oleh desa se- Kecamatan Sukosewu, sehingga kelak dikenal dunia.

“Sengaja kami datangkan pembina KIM Sendang Potro Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari untuk berbagi dan memberikan penjelasan mengenai Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berbasis IT kepada warga. Ke depan, sebulan sekali akan diadakan bimbingan agar lebih maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Didik Jatmiko salah satu narasumber menjelaskan, KIM merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Salah satu tugas KIM adalah mewujudkan masyarakat yang aktif, peka dan paham informasi,” imbuh pria yang juga pembina KIM Sendang Potro itu. (kid/suk/*acw))

Leave a Comment