Share

Siapkan Agrowisata, Trucuk Siapkan 5 Ha Lahan Jambu Tulung

Bojonegoro (Media Center) – Menggiatkan program agrowisata di Kecamatan Trucuk, pihak pemerintah mulai melakukan persiapan untuk penanaman Jambu Tulung. Jambu Tulung ini sempat menjadi primadona di Kabupaten Bojonegoro pada era 80-an.

Bowo Sasmito, Camat Trucuk menyebutkan, sedikitnya ada lima hektar (Ha) lahan yang disiapkan untuk tanaman Jambu Tulung ini. Tak hanya di Desa Tulungrejo, namun beberapa desa di sekitarnya juga disiapkan menjadi desa penopang untuk kegiatan Agrowisata.

“Akhir tahun 2014 lalu sudah kami sosialisasikan, Maret ini warga sudah menyiapkan lubang penanaman dan akan segera kita droping bibit,” tukas Bowo.

Bowo menambahkan, beberapa minggu kedepan kemungkinan sudah dilakukan penanaman bibit Jambu Tulung di beberapa titik. Ia menegaskan, lokasi penanaman tak hanya dilakukan di satu lokasi saja. Harapannya, nanti warga bisa mulai melakukan budidaya sendiri untuk menambah luasan komoditi Jambu Tulung.

“Antusiasme warga sangat baik. Apalagi ini didukung oleh para tetua dan pemuka masyarakat yang hingga kini masih memiliki pohon jambu Tulung,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memang telah merencanakan Kecamatan Trucuk menjadi sentra Agrowisata dengan komoditi Jambu Tulung yang saat ini justru banyak dibudidayakan di Provinsi Jawa Tengah. Selain akan menggunakan lahan seluas lima hektar di Desa Tulungrejo dengan 12 ribu lebih bibit pohon jambu Tulung, desa-desa sekitar juga mulai menanam tanaman jambu air dan jambu biji sebagai desa penunjang.

“Desa sekitar yang juga mulai menanam seperti Desa Kandangan, Pagerwesi, Sumbangtimun dan Kanten. Warga sudah mulai menanam di pekarangan,” pungkasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment