Share

Sidak Penjualan Miras, Temukan Minuman Tak Layak Jual

Bojonegoro (Media Center) – Pasca pemberlakuan peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Permendagri) nomor 6 tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol, tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar sidak. Tim gabungan yang terdiri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satpol PP Kabupaten Bojonegoro.

Untuk sasaran dalam sidak ini, rombongan tim mulai dari toko swalayan seperti Giant, Bravo hingga KDS dan dilanjutkan ke minimarket hingga toko.

Yudhistira A. Nugraha, Kabid Usaha dan Perdagangan Disperindag Bojonegoro mengatakan, sejauh ini pihaknya tak menemukan minuman beralkohol yang dijual di swalayan. Ia menuturkan, jauh sebelumnya telah mengirimkan surat pemberitahuan untuk pelarangan penjualan minuman beralkohol.

“Kita sudah sidak semuanya dan telah steril. Tak ada minuman beralkohol yang ditemukan,” tegasnya saat ditemui kanalbojonegoro.com di KDS Supermarket, Jumat (24/4/2015).

Ia juga mengaku telah melakukan sidak secara diam-diam ke sejumlah minimarket di Bojonegoro untuk memantau penjualan minuman beralkohol ini.

“Kita diam-diam sudah ke minimarket seperti alfamart dan indomaret dan hasilnya steril,” lanjutnya.

Sementara itu, Ahmad Hernowo, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan menyebutkan, meski tak ditemukan minuman beralkohol, tim sidak menemukan minuman kemasan yang tak layak jual.

“Minuman ini kemasannya penyok. Indikasinya sudah tidak steril dan kemasukan bakteri,” tukasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment