Share

SMKN Migas Tunggu Tambahan Anggaran

Proyek pembangunan SMKN 5 di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, masih menunggu anggaran tambahan dari dana APBD-P tahun 2015 sebagai dana sharing dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bojonegoro (Media Center) – Proyek pembangunan SMKN 5 di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, masih menunggu anggaran tambahan dari dana APBD-P tahun 2015 sebagai dana sharing dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Awalnya, pembangunan sekolah berbasis industri minyak dan gas bumi ini, Pemprov Jatim memberikan bantuan dana sebesar Rp 37 Miliar, sementara Pemkab Bojonegoro menyediakan lahan. Namun, dengan alasan tertentu, akhirnya Pemprov Jatim meminta pembangunan tersebut menggunakan dana sharing, yakni Pemprov sebesar Rp 15 Miliar, sementara Pemkab sebesar Rp 22 Miliar.

“Tapi ternyata belum bisa dianggarkan, jadi menunggu dari APBD-P,“ jelas Khusnul Huluq, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

Pembangunan SMK N yang bergerak di bidang migas ini, diharapkan mampu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) bagi generasi muda terlebih Bojonegoro akan menyongsong industrialisasi migas. Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto, Sudjono, sangat mengapresiasi rencana pemerintah tersebut. Karena keberadaan SMKN 5 ini di desa Sambiroto akan menjadikan nilai tersendiri bagi masyarakatnya.

“Kami berharap, anak-anak yang tinggal di Sambiroto bisa menikmati fasilitas seekolah ini, apalagi desa kami masuk ring 1 lapangan migas,” ujarnya.(re/**mcb)

Leave a Comment