Share

Solusi Bojonegoro Penuhi Ketersedian Air Bagi Pertanian

Bojonegoro, Media Center – Kebutuhan petani akan air di musim kemarau semakin meningkat, sementara debit air semakin berkurang. Sehingga diperlukan adanya pemerataan penggunaan air yang bersumber dari aliran sungai atau tadah hujan di sekitar lahan pertanian.

Hal itulah yang menjadi perhatian Pemkab Bojonegoro untuk memberikan pembinaan kepada Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dan Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA) jaringan irigasi Pacal kiri di Balai Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Selasa (16/10/2019).

Kepala Desa Kedaton Hariyanto menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah berupaya mencarikan solusi dampak dari kemarau panjang bagi petani.

“Kami harapkan dengan kegiatan ini pertanian di Bojonegoro bisa jalan, dan petani tidak mengalami kerugian akibat kekeringan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, Edi Susanto menjelaskan, Pemkab Bojonegoro kini tengah berupaya mengatasi masalah irigasi pertanian. Salah satunya adalah pembuatan waduk Gongseng yang pembangunannya saat ini sudah mencapai 90%. Waduk gongseng ini mampu menampung air sebanyak 22 juta meter kubik.

“Kita juga punya Waduk Pacal yang mampu menampung air sebesar 22 juta meter kubik. Jika ditotal kedua waduk tersebut dapat menampung 44 jt meter kubik, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air,” terangnya.

Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mengatakan, dalam dunia pertanian air merupakan faktor yang penting selain kesuburan tanah dan teknologi pertanian. Ketersediaan air menjadi terbatas oleh pergantian musim, sehingga perlu upaya konservasi dan pengaturan penggunaan air secara baik oleh semua pihak.

Selain pembenahan infrastruktur, lanjut Mas Wawan, sapaan akrabnya, Pemkab juga melakukan pembinaan kepada anggota HIPPA/GHIPPA sebagai kelembagaan pengelolaan irigasi yang dapat memberikan manfaat langsung dari pengelolaan air.

“Semoga dengan pembinaan ini, petani dapat menjadi organisasi yang mandiri dan mampu secara teknis dalam dalam mengelolaa air irigasi di wilayah kerjanya,” harap wabup.(Dwi)

Leave a Comment