Share

SPBU Tak Layani Pembeli BBM Berjerigen

Hal ini diakui Pengawas SPBU Sawunggaling di Desa Karangpacar, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Anggun Satrio. Ia mengatakan, sudah satu minggu di SPBU tempatnya bekerja tidak melayani pembelian menggunakan jerigen sejak mendapatkan email dari PT Pertamina agar mentaati peraturan yang berlaku.

Bojonegoro (Media Center) – Maraknya penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang terkuak oleh pihak Kepolisian, membuat Stasiun Pembelian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) tak melayani pembelian menggunakan jirigen meskipun sudah menggunakan surat rekomendasi dari Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag).

Hal ini diakui Pengawas SPBU Sawunggaling di Desa Karangpacar, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Anggun Satrio. Ia mengatakan, sudah satu minggu di SPBU tempatnya bekerja tidak melayani pembelian menggunakan jerigen sejak mendapatkan email dari PT Pertamina agar mentaati peraturan yang berlaku. Ia mengaku, meskipun masyarakat membawa surat rekomendasi dari dinas setempat, namun tetap saja tidak akan melayani karena didalam email dari PT Pertamina menyebutkan, pembelian BBM untuk pedagang eceran tidak diperbolehkan.

“Sebelum dapat instruksi dan kejelasan soal ini, pihak SPBU tak melayani pembeli berjerigen,” jelasnya.

Sementara itu, Ass Manager Eksternal Relations MOR V PT Pertamina, Heppy Wulansari, menyampaikan, dari Pertamina tidak ada pelarangan selama pembelian dengan jirigen disertai rekomendasi SKPD sebagaimana Peraturan Presiden No 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen pengguna jenis bahan bakar minyak tertentu. Dikonfirmasi terpisah, Bupati Bojonegoro, Suyoto, telah memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar berkoordinasi dengan Pertamina untuk mendapatkan solusi bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM tersebut.(**mcb)

Leave a Comment