Share

Sukseskan Desa Sehat dan Cerdas Lewat KIM

Untuk mewujudkan Desa Sehat dan Cerdas tentu harus dimulai dari kebersihan. Pelatihan ini memang digagas untuk menanamkan standar kebersihan yang lebih tinggi kepada para aktivis KIM sebagai agen informasi agar menginformasikan serta menyebarkan seluas-luasnya kepada masyarakat. “Di sini kita bisa lihat dan membandingkan standar kebersihan dan tahu bagaimana agar membuat lingkungan bersih, asri dan sehat,” pungkasnya.

Bojonegoro (Media Center) – Dalam workshop Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berbasis IT yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro, Suyoto hadir sebagai salah satu pemateri yang sekaligus membuka acara yang digelar di Hotel Aston Bojonegoro, Kamis (13/11/2014). Ia mengatakan betapa pentingnya keberadaan KIM di tengah-tengah masyarakat terutama di era keterbukaan informasi seperti saat ini.

Bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini bahkan menyetujui kegiatan yang melibatkan 32 KIM berbasis IT ini digelar di hotel berbintang tiga yang ada di Bojonegoro. Menurutnya, hal ini bisa mengubah mindset atau pola pikir para petugas KIM menjadi lebih maju dan lebih baik dari sebelumnya. Hal ini sesuai dan bisa menyukseskan program Desa Sehat dan Cerdas di Kabupaten Bojonegoro.

“Standar kebersihan di Hotel tentu lebih tinggi, saya berharap aktivis KIM bisa mencontoh dan menularkan lewat tulisan yang menginspiratif,” jelasnya.

Suyoto mengaku, workshop KIM ini merupakan hal yang spesial. Ia mengatakan, jika ada kunjungan ke Bojonegoro bahakn dari luar negeri sekalipun akan diterimanya di Pendopo atau Rumah Dinas. Namun, khusus untuk aktivis KIM, acar ini digelar di Hotel Aston Bojonegoro.

Ia juga berkelakar saat meminta peserta workshop yang sebelumnya belum pernah masuk di hotel bintang tiga untuk mengangkat tangan. Hal ini direspon oleh para peserta dan hampir seluruh peserta mengangkat tangan.

“Tidak usah malu, ayo yang semangat ngacungnya,” guraunya.

Untuk mewujudkan Desa Sehat dan Cerdas tentu harus dimulai dari kebersihan. Pelatihan ini memang digagas untuk menanamkan standar kebersihan yang lebih tinggi kepada para aktivis KIM sebagai agen informasi agar menginformasikan serta menyebarkan seluas-luasnya kepada masyarakat. “Di sini kita bisa lihat dan membandingkan standar kebersihan dan tahu bagaimana agar membuat lingkungan bersih, asri dan sehat,” pungkasnya.(**mcb)

Leave a Comment