Share

Taman Tawakal di Campurejo Saksi Transformasi Saling Memberi

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Suyoto berharap, dengan pembangunan Taman Wahana Kepedulian Lingkungan (Tawakal) yang ada di Desa Campurejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro menjadi  inovasi desa yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada serta memanfaatkan dana CSR dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) yang melakukan eksplorasi migas di wilayah setempat.

Suyoto mengungkapkan, taman Tawakal seluas dua hektar ini diharapkan menjadi wahana saling memberi. Bukan saling meminta. Berbagai tanaman dan bunga-bunga yang ada di taman ini secara langsung memberi oksigen bagi kehidupan.

“Taman ini merupakan monumen sebuah tekad bersama. Tekad untuk memberi. Dalam bahasa arab taawun (saling memberi), kita menolong alam, alam akan menolong kita,” ujarnya.

Dulu, bupati yang akrab dipanggil Kang Yoto ini bercerita, bahwa Desa Campurejo masih suka menjadi peminta, bermusuhan dengan operator migas untuk terus meminta. Desa Campurejo, kata dia, sudah menjadi saksi sejarah proses ekplorasi migas dari permusuhan menjadi saling memberi.

“Desa Campurejo ini sudah menjadi saksi dan mampu bertranformasi dari pengganggu menjadi menjadi peminta, dari peminta menjadi hidup sendiri-sendiri, dan sekarang taman Tawakal ini bahwa menunjukan wahana saling memberi untuk lingkungan dan sesama,” jelasnya.

Sementara General Manager JOB PPEJ, Sugeng Setiyono, emngungkapkan, dengan adanya Taman Tawakal ini diharapkan masyarakat sekitar tidak hanya bergantung dengan industrialisasi migas yang ada di daerahnya. Mereka bisa memanfaatkan potensi yang ada dengan memanfaatkan semaksimal mungkin.

“Nantinya dalam waktu dekat pengeboran minyak di sini akan diserahkan kembali kepada pemerintah, karena proyek ini sudah selesai. Sehingga diharapkan masyarakat bisa mandiri dan memanfaatkan hasil yag sudah ada,” terangnya.

“Dengan adanya pembangunan taman Tawakal ini bisa bermanfaat bagi bermanfaat bagi masyarakat secara umum,” harapnya.

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, mengungkapkan, inovasi membangun taman Tawakal ini sesuai dengan target pemerintah daerah agar memiliki potensi desa masing-masing dengan memanfaatkan sumber daya alam dan potensi masing-masing.

“Teringat dengan intruksi bupati tentang bagaimana arahan untuk membuka pintu selebarnya mengelola sumber daya alam yang ada di desa masing-masing,” jelasnya.

Ditambah lagi dengan adanya dana CSR dari JOB PPEJ ini sangat membantu masyarakat. “Untuk bersama-sama membangun desa dari bawah dengan inovasi dan dibantu JOB PPEJ mengembangkan inovasi itu,” terangnya.

Seperti diketahui, pembangunan taman Tawakal ini dibangun di atas lahan Tanah Kas Desa Campurejo. Taman tersebut diharapkan bisa menjadi lahan terbuka hijau dan lahan layak anak.(RN/MCB)

Leave a Comment