Share

Terendam Banjir, Padi Mampu Bertahan 3 Hari

Bojonegoro (Media Center) – Seluas 1.500 hektar lebih, lahan pertanian padi di wilayah Kabupaten Bojonegoro terendam air luapan Sungai Bengawan Solo siang ini (Minggu, 15/12/2013). Menanggapi hal itu, Dinas Pertanian menyatakan kondisi lahan pertanian masih relatif aman, sepanjang rendaman air tak lebih dari dua hari.

“Daya tahan tanaman padi dalam rendaman air adalah selama 3 sampai 7 hari,” ujar H Suyono, Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, dirinya mengatakan, saat padi telah menguning, maka daya tahannya bisa mencapai 10 hari dalam rendaman air.

Masa yang paling rentan adalah ketika tanaman padi dalam proses mengembang. “Di siang hari, bunga padi mengembang, kalau terendam lebih dari dua hari, maka dipastikan akan membusuk,” ujarnya.

Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, daerah pertanian padi yang paling banyak terendam air adalah di Balen (311 hektar), Trucuk (539 hektar), Kanor (188 hektar), Padangan (235 hektar), dan Gayam (180 hektar). (ramcb)

Leave a Comment