Share

Terminal Rajeweksi Siap Layani Momen Lebaran

Dinas Perhubungan (Dishub) Unit Pelayanan Tehnis (UPT) Terminal Rajeweksi, menyebutkan dilebaran 2013 sebelumnya, 80.633 pemudik yang datang di terminal. “Jumlah pemudik itu tercatat dari H-7 sampai dengan H+7,“ kata Kepala Dishub UPT Terminal Rajeweksi Sentot Sugeng Waluyo.

Bojonegoro (Media Center) – Tradisi mudik lebaran merupakan kegiatan massal tahunan, masyarakat berduyun-duyun untuk pulang ke kampung halaman demi berkumpul dengan sanak keluarga. Biasanya dalam momen tersebut, keramaian pemudik terasa di Terminal Rajeweksi Bojonegoro, Jawa Timur.

Keterangan yang diperoleh, Senin (07/07/201) dari Dinas Perhubungan (Dishub) Unit Pelayanan Tehnis (UPT) Terminal Rajeweksi, menyebutkan dilebaran 2013 sebelumnya, 80.633 pemudik yang datang di terminal. “Jumlah pemudik itu tercatat dari H-7 sampai dengan H+7,“ kata Kepala Dishub UPT Terminal Rajeweksi Sentot Sugeng Waluyo.

Menurutnya, diperkirakan untuk pemudik lebaran mendatang, jumlahnya hampir sama dengan tahun sebelumnya. Kemudian masyarakat Bojonegoro yang berlebaran ke luar daerah, pada tahun 2013 tercatat pada H-7 hingga H+7 terdapat 79.914 orang. “Pada tahun ini, yang keluar daerah diperkirakan juga sama,“ jelasnya.

Dalam persiapan untuk kenyamanan pemudik, saat ini sedang dilakukan perbaikan landasan bus di dalam terminal yang ada di sisi pemberangkatan maupun di kedatangan. Perbaikan itu ditargetkan selesai sebelum H-7 lebaran.

Untuk persedian armada disiapkan sekitar 325 unit bus segala jurusan, dengan koordinasi kelayakan di Balai Uji Kir. Sehingga tidak akan adanya bus yang tak layak pakai digunakan untuk angkutan lebaran, disiapkan juga cadangan sebanyak 50 unit bus. Untuk awak busnya wajib mengikuti tes pemeriksaan kesehatan dengan kerjasama dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro. “Kami tidak ingin ada awak bus yang mendadak sakit ditengah perjalanan,“ terangnya.

Untuk keamanan, didirikan pos komando strategis (Poskotis) di dalam terminal, di pos itu berjaga dari Polres, Kodim, Dishub, Dinkes, Satpol PP dan Orari.

Mengenai tarif angkutan masih menggunakan ketentuan lama, dikarenakan untuk saat ini belum ada surat edaran dari Gubernur Jatim. Sedangkan di dalam terminal untuk kebutuhan pemudik telah tersedia sejumlah fasilitas, diantaranya tempat peristirahatan di ruang tunggu dan khusus untuk awak bus disediakan ruang khusus istirahat. Termasuk 12 toilet dan musholla.

Di sekitar terminal juga telah ditanam berbagai pepohonan untuk dijadikan sebagai tempat bersantai. “Kami dan staf UPT disini akan standby selama 24 jam penuh dalam melayani maomen lebaran, kami juga perbolehkan ruangan loby kantor kami untuk sejenak istirahat, apabila pemudik yang kemalaman untuk kembali ke desanya,“ tambah Sentot. (*/guf/mcb )

Leave a Comment