Share

Tim Akreditasi Nilai UDD PMI Bojonegoro

Program Palang Merah Indonesia yang baru saja dilaksanakan adalah membuat kategori untuk Unit Donor darah (UDD). Dengan adanya sistem kategori ini, tim penilai atau akreditasi turun ke lapangan untuk menilai kondisi keseluruhan UDD.

Bojonegoro (Media Center) – Program Palang Merah Indonesia yang baru saja dilaksanakan adalah membuat kategori untuk Unit Donor darah (UDD). Dengan adanya sistem kategori ini, tim penilai atau akreditasi turun ke lapangan untuk menilai kondisi keseluruhan UDD.

Penilaian ini juga dijalani UDD PMI cabang Bojonegoro. Tim penilai yang terdiri penilai dari pusat dan PMI Jawa Timur, Rabu (10/12/2014) mendatangi markas PMI Bojonegoro yang terletak di jalan Trunojoyo. Tak hanya melihat cara kerja petugas UDD, namun penilai juga melihat kelayakan laboratorium hingga ke hal-hal detai seperti keberadaan ruang ganti, shower, hingga kondisi lantai laboratorium.

Hal ini dibenarkan Ahmad Hernowo, Ketua UDD PMI Bojonegoro. Ia mengatakan, penilaian dari pusat ini nantinya digunakan untuk memetakan kategori UDD di masing-masing daerah. Selain itu, untuk menyamakan mutu UDD di seluruh Indonesia, baik untuk kualitas maupun jumlah pasokan darah.

“Hasil penilaian nanti dipetakan secara regional se Jawa Timur,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, dengan adanya pengkategorian ini bisa memicu agar UDD di masing-masing daerah bisa berbenah dan mendapat masukan dari tim penilai hal-hal yang harus diperbaiki. Ia berkomitmen, UDD PMI Bojonegoro siap menyesuaikan dengan standar yang ditetapkan oleh PMI pusat. tak hanya kebersihan dan kelayakan lainnya, poin keterlibatan masyarakat menjadi donor juga mempengaruhi kategori yang akan diberikan kepada UDD PMI cabang.

“Saat ini, Bojonegoro baru bisa menyuplai 70% dari total kebutuhan darah di Bojonegoro,’ pungkasnya.(**mcb)

Leave a Comment