Share

TPSA Olah Gas Metan Penganti LPG

Bojonegoro (Media Center) – Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) yang terletak di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro tak hanya menjadi tempat pembuangan sampah yang dihasilkan oleh warga Kecamatan Bojonegoro dan sekitarnya. Di lahan seluas 4,75 hektare (Ha) ini, kagiatan pemilahan hingga pengolahan sampah dilakukan. Tak hanya dilakukan oleh petugas TPAS, para pemulung turut memilah sampah plastik layak jual untuk mendapatkan rupiah.

Sementara, gas metan yang selama ini terbuang percuma dan banyak dikeluhkan kini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yakni diubah menjadi bahan bakar. Gas metan ini kini disalurkan untuk aktifitas dapur mereka yang bermukim 500 meter dari TPA Banjarsari. Diakui pemanfaatan gas metan ini masih minim hanya memenuhi kurang lebih 5 rumah tangga dan 3 unit warung yang berada di lokasi TPAS Banjarsari.

“Sementara memang kami gunakan sendiri untuk keperluan di TPAS dan beberapa rumah warga. Karena proses masih sangat terbatas,” jelas Nurul Azizah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro.

Dengan menggunakan gas metan hasil pemrosesan sampah ini, penggunaan LPG bisa dikurangi atau bahkan tidak diperlukan sama sekali sehingga mengurangi pengeluaran warga sekitar yang menggunakannya. Sayangnya, keterbatasan penyaluran membuat produksi gas ini belum bisa dinikmati oleh warga sekitar lainnya.

Tak hanya itu, di TPAS juga mengolah sampah plastik yang tak layak jual. sampah plastik ini diolah dengan hasil akhir menjadi solar yang menjadi solar yang digunakan sebagai bahan bakar mobil kendaraan pengangkut sampah.(dkp/lya/*mcb)

Leave a Comment