Share

Trasparan Kelola DD, Pejambon Peroleh Hibah Rp1,5 Miliar

Bojonegoro, 23/11 (Media Center) – Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro patut berbangga diri. Hal ini lantaran desa ini memperoleh predikat sebagai desa paling transparan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Atas prestasinya ini, Desa Pejambon mendapat apresiasi dari Bank Dunia melalui Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi berupa dana hibah sebesar Rp1,5 miliar untuk mengembangkan program-program pembangunan desa. Dana hibah ini dicairkan melalui dua tahap.

Untuk tahap awal, dana yang dikucurkan sebesar 400 juta yang rencananya digunakan untuk mengembangkan taman wisata desa yang selama ini sudah diprogramkan Pemdes setempat dan tahap awal dikerjakan dengan menelan dana Rp97 juta yang bersumber dari Dana Desa tahun 2018.

Proses bantuan dana hibah diawali dengan ajuan proposal program, dan harus di presentasikan di Tim Kemendes pada pertengahan Nopember lalu di Jakarta.

“Tahap awal ini kita mendapatkan Rp400 juta dan bila apa yang kita programkan dinilai berhasil
, di tahun 2019 kita memperoleh tambahan Rp1,1 miliar,” jelas Kades Pejambon Abd. Rokhman dalam kesempatan saat menjadi narasumber di FGD Pengelolaan dan Pengawasan Dana Desa, Rabu (21/11) lalu.

Dalam acara yang digelar di Hotel Aria Centra Surabaya ini, Abd. Rokhman menuturkan bahwa program Taman wisata desa yang dikerjakan di tahap awal telah mampu menumbuhkan usaha ekonomi rakyat. Hal ini dapat dibuktikan dengan mulai bermunculan pedagang kecil di sekitar taman.

“Selama ini di sekitar taman hanya ada satu pedagang yang sekarang ada tambahan 4 pedagang. Bahkan yang kita rencanakan dari dana hibah untuk mengembang taman dan penambahan kios kios sudah habis terpesan oleh warga,” tambahnya.

Nantinya, seluruh dana hibah yang diperoleh akan digunakan untuk mengembangkan wisata desa sesuai master plan yang telah dicanangkan Pemerintah desa, meliputi taman desa, wisata permainan anak anak, museum pertanian dan mini zoo (kebun binatang mini).”

Saya optimis,sepanjang kegiatan desa kita laksanakan dengan semangat transparansi pasti memperoleh kepercayaan dari masyarakat dan masyakarat tentu ikut “andarbeni” merasakan manfaatnya bahkan ikut berperan serta dalam membangun desanya, itu yang saya rasakan selama ini,” pungkasnya.(*mcb)

Leave a Comment