Share

Tunggakan PBB-P2 Bojonegoro Tembus Rp 6,1 Miliar

Bojonegoro (Media Center) –  Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan dan Pedesaan (P2) sebesar Rp6,1 miliar.

Kepala Bidang Pemungutan dan Penagihan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemkab Bojonegoro Dilli Tri Wibowo, mengatakan, adanya tunggakan PBB P2 itu dikarenakan kelalaian wajib pajak untuk membayar PBB. Atau wajib pajak sudah membayar PBB-P2 kepada perangkat desa, tapi tidak disetorkan ke desa.

Dia menjelaskan, saat ini untuk pembayaran PBB-P2, wajib pajak harus langsung membayar PBB-P2 ke desa dan disetorkan ke Dispenda.

“Di daerah kami terdapat sekitar 722 ribu wajib pajak PBB-P2,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemkab terus berusaha menagih tungakan PBB-P2, yang masih belum masuk ke kas daerah ke desa.

“Serta mengirimkan surat tagihan kepada wajib pajak, yang memang masih memiliki tungakan PBB,” tukasnya.

Selain itu, lanjut dia, pemkab juga mengalokasikan pengadaan 28 sepeda motor untuk inventaris petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan Daerah, di 28 kecamatan.

“Adanya inventaris sepeda motor ini diharapkan petugas UPT Dispenda di kecamatan lebih meningkatkan kinerja dalam menagih tungakan PBB P2,” pungkasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment