Share

Tunggu Surat Resmi, Kemenag Bojonegoro Tak Distribusikan Buku K-13

Dihentikanya kurikulum 2013 (K-13)oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, membuat pendistribusian buku mata pelajaran K-13 untuk siswa Madrasah di Bojonegoro dihentikan. Akibatnya puluhan ribu buku tersebut kini mangkrak di kantor Kementrian Agama Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Dihentikanya kurikulum 2013 (K-13)oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, membuat pendistribusian buku mata pelajaran K-13 untuk siswa Madrasah di Bojonegoro dihentikan. Akibatnya puluhan ribu buku tersebut kini mangkrak di kantor Kementrian Agama Bojonegoro.

Staf Kasi Pendidikan Madrasah di kantor Kementian Agama Bojonegoro, Asyari, mengatakan jika buku K-13 ini seharusnya sudah di kirim ke masing-masing lembaga sekolah. “Kita masih menunggu berita acaranya dahulu,” ujarnya.

Pihaknya memilih untuk menyimpan buku-buku tersebut terlebih dahulu, sambil menunggu pemberitahuan resmi dari Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur. Sementara untuk langkah selanjutnya pihak Kementrian Agama Bojonegoro masih menunggu surat edaran resmi dari Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur, terkait dengan nasib buku-buku kurikulum 2013 ini.

Sedikitnya terdapat 115.000 lebih buku mata pelajaran Kurikulum 2013 untuk siswa Madrasah Tsanawiah (MTs) atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini menumpuk di kantor Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro. Dari jumlah tersebut meliputi 26.241 mata pelajaran umum, serta 89.386 mata pelajaran agama.(**mcb)

Leave a Comment