Share

UN Jadi Momentum Petakan Kualitas Pendidikan

Bojonegoro (Media Center) – Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat akan berlangsung pada 13-21 April 2015. Hingga saat ini, naskah soal serta Lembar Jawaban Komputer (LJK) telah tiba di Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

Husnul Khuluq, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro menjelaskan, sistem ujian yang akan berlangsung di Bojonegoro akan menggunakan dua tipe yakni Paper Base Test (PBT) menggunakan kertas soal dan lembar jawaban serta Computer Base Test (CBT) yang bisa diakses menggunakan komputer.

Husnul menyebutkan, dalam UN kali ini ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Karena, meski tak menentukan kelulusan, ujian ini menjadi momentum untuk memetakan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Yang paling penting, ujian harus jujur. Nanti akan dipetakan tingkat kejujurannya,” lanjutnya.

Pemetaan ini, lanjut Husnul, akan mempengaruhi berbagai hal. Misalnya, jika suatu sekolah memiliki indeks kejujuran yang rendah, maka akan ada sanksi.

“Bisa saja bantuan atau pembangunan di sekolah tersebut akan dipending. Atau sertifikasi guru ditahan,” imbuhnya.

Pemetaan indeks kejujuran ini, kata Husnul, bisa diketahui melalui analisis jawaban para siswa. Menurutnya, jika terjadi kecurangan, jawaban akan cenderung serupa. Ia mengimbau agar seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan UN tahun 2015 ini melaksanakan secara jujur untuk meningkatkan indeks kejujuran di Kabupaten Bojonegoro. (lya/*acw)

Leave a Comment