Share

Unras di Kejari Bojonegoro, Minta Kasus Lama Diangkat Lagi

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anglingdarma Jumat (2/5/2014) pagi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Jawa TImur. Kedatangan massa ini untuk menuntut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan alat pres paving.

Bojonegoro (Media Center) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anglingdarma Jumat (2/5/2014) pagi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Jawa TImur. Kedatangan massa ini untuk menuntut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan alat pres paving.
Dalam aksi ini, M.Nasir selaku koordinator aksi mengungkapkan kasus ini layak untuk diangkat kembali. Hal ini lantaran beberapa waktu lalu pihaknya telah menyerahkan daftar harga alat cetak paving yang diduga dimark-up.
Aksi damai dengan berorasi dan membawa poster ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Para pendemo ini memenuhi badan jalan di depan kantor Kejari Bojonegoro yang terletak di Jalan Kartini. Akibatnya, pihak kepolisian terpaksa menutup ruas jalan hingga demo usai.
Para demonstran dari LSM Anglingdarma ini ditemui oleh Kepala Kejari Bojonegoro, Tugas Utoto yang didampingi Kasi Intel, Nusirwan Syahrul. Kepada Kajari Bojonegoro, para demonstran ini berharap kejaksaan serius mengangkat kembali kasus ini.
Kasus alat pres paving yang diungkit dalam demo ini adalah dugaan adanya mark-up anggaran senilai Rp2,6 Milyar. Alokasi dana bantuan ini disalurkan melalui Badan Pemberdayaan Masayarakat Desa (BPMD) kabupaten setempat untuk 100 desa. (*/lyamcb)

 

1 Comment on this Post

  1. Tegakkan hukum,brantas tipikor, mari kita bersama2 bersatu

    Reply

Leave a Comment