Share

Waspada Banjir, TMA Bengawan Solo Mulai Naik

Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo mulai mengalami kenaikan sejak Senin (26/1/2014) dini hari. Dari pantauan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, tren kenaikan TMA mulai dari Karangnongko pukul 03.00 WIB setinggi 23.47 peilschaal. Sementara kondisi terkini pada pukul 15.00 WIB setinggi 23.80 peilschaal dengan tren yang masih naik namun masih di bawah siaga.

Bojonegoro (Media Center) – Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo mulai mengalami kenaikan sejak Senin (26/1/2014) dini hari. Dari pantauan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, tren kenaikan TMA mulai dari Karangnongko pukul 03.00 WIB setinggi 23.47 peilschaal. Sementara kondisi terkini pada pukul 15.00 WIB setinggi 23.80 peilschaal dengan tren yang masih naik namun masih di bawah siaga.

Kondisi TMA Sungai Bengawan Solo yang terpantau di Bendung Gerak Bojonegoro juga mengalami kenaikan mulai pukul 03.00 hingga 12.00 WIB. Namun mengalami penurunan pukul 15.00 WIB di angka 11.80 peilschaal dengan status di bawah siaga.

Sementara di Taman Bengawan Solo (TBS) TMa terpantau berada di status normal dengan ketinggian 10.65 peilschaal pukul 15.00 WIB. Kondisi ini mengalami penurunan dibanding pukul 12.00 WIB setinggi 10.70 peilschaal.

Jika debit Sungai Bengawan Solo di daerah hulu mengalami kenaikan, diprediksi daerah hilir akan mengalami kenaikan TMA. Terutama jika disumbang dengan hujan lokal dengan intensitas yang cukup tinggi.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir hujan deras terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro pada sore hingga malam hari. Sementara berdasarkan Prakiraan cuaca BMKG, pada hari ini (Senin, 26/1/2015) Kabupaten Bojonegoro mengalami hujan sedang.(**mcb)

Leave a Comment