Share

Wujudkan Lumbung Pangan, Bojonegoro Akan Terapkan SIMTAPAT

Bojonegoro (Media Center) – Untuk menunjang pertanian dan perkebunan serta mewujudkan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menjadikan Bojonegoro sebagai Lumbung Pangan dan energi negeri, Dinas Komunikasi dan Informatika akan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk diaplikasikan pada sistem pertanian di Bojonegoro.

Kerjasama ini berupa Aplikasi SIMTAPAT (Sistem Informasi Menejemen Pertanian Terpadu) yang akan digunakan untuk mempermudah pendataan terkait pertanian. Seperti pemetaan pH tanah, kesuburan, luas hingga masa tanam.

“Sistem ini sudah mencakup semua hal yang berhubungan dengan pertanian,” tutur Sidik Mulyono, Staf BPPT saat pemaparan di ruang Mliwis Putih, Pemkab Bojonegoro, Selasa (24/2/2015).

Sistem ini, lanjut Sidik, menggunakan berbagai peralatan termutakhir seperti citra satelit yang digunakan untuk memantau tanaman padi. Selain itu juga ditambahkan prediksi maupun pemantauan pertumbuhan tanaman padi berbasis data hiper remote sensing, baik dengan resolusi temporal tinggi maupun resolusi spektral tinggi, yang dipadukan dengan teknik pembelajaran mesin (machine learning).

Dalam kerjasama ini, BPPT mengajukan beberapa program usulan yakni Monitoring standing crop, informasi kalender tanam, monitoring kebutuhan air, informasi stok dan distribusi beras daerah, informasi kebutuhan pupuk, dan informasi tipe sawah.

“Kami targetkan, dengan penggunaan sistem ini panen meningkat hingga 25%,” tukasnya.

Sementara itu, Kusnandaka Tjatur, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh program ini. Selain semakin mempermudah para petani Bojonegoro, program ini juga bisa mendongkrak produksi pertanian dan mempercepat terwujudnya program Kabupaten Bojonegoro.

“Saat ini Bojonegoro sudah surplus hingga 400 ribu ton gabah. Semakin tinggi nilai produksi kita, maka semakin besar sumbangsih Bojonegoro sebagai lumbung pangan negeri,” pungkasnya.

Dalam pemaparan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Djupari dan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ardiyono serta dari SKPD tekait lainnya. (lya/*acw)

1 Comment on this Post

  1. Alhamdulillah akhirnya terealisasi. Semoga bermanfaat bagi rakyat dan pengambil kebijakan. AAMIIN…

    Reply

Leave a Comment